Suplemen Tubuh


Namun, waktu yang terbatas sering kali membuat kita tidak sempat berolahraga dan mengabaikan gayahidup sehat. Hal ini mengakibatkan nutrisi bagi tubuh tidak tercukupi.
Adabanyak kondisi yang menandakan tubuh kita membutuhkan suplemen. Biasanya kita membutuhkan tambahan vitamin ketika sedang sakit, kurang nafsu makan, penyerapan makanan yang tidak baik, dan pada saat banyak beraktivitas atau banyak energi yang terkuras. Gejala-gejala seperti sariawan, dehidrasi, atau gusi berdarah merupakan tanda bahwa tubuh memerlukan tambahan vitamin. Membiarkan keadaan tersebut hingga larut dapat menyebabkan penurunan vitalitas dan imunitas tubuh. Selain itu, orang tua yang berusia di atas 50 tahun juga membutuhkan tambahan vitamin karena tidak memiliki gigi yang lengkap dan cafsu makan yang sudah berkurang. Dengan demikian, metabolisme tubuh mereka tidak bekerja sebaik ketika mereka masih muda.
Oleh karena itu, sebelum tubuh kita terserang penyakit akibat menurunnya fungsi metabolisme, memberikan asupan tambahan makanan menjadi usaha yang tepat. Pada dasarnya, suplemen adalah zat-zat nutrisi tambahan yang dikonsumsi bila tubuh mengalami penurunan fungsi metabolisme. Suplemen berfungsi sebagai makanan tambahan yang akan melengkapi zat-zat nutrisi dalam tubuh. Umumnya, suplemen makanan kesehatan berasal dari bahan-bahan alami tanpa bahan kimia dan merupakan saripati bahan makanan. Kini suplemen telah tersedia dalam berbagai macam bentuk, antara lain kapsul, bubuk, tablet, ataupun cairan.
Yang juga perlu diperhatikan yaitu bahwa setiap manusia mempunyai struktur organ tubuh, jaringan, sel-sel dan fungsi yang berbeda dari manusia lain. Sehingga, kecukupan gizinya pun berbeda. Karena itu, tiap orang membutuhkan asupan suplemen makanan yang berbeda sebagai pelengkap kebutuhan asupan zat gizi.
Suplemen vs Obat
Berbeda dengan obat, suplemen termasuk dalam golongan makanan. Karena terbuat dari bahan-bahan alami, golongan ini tidak perlu diuji klinis untuk mengetahui efektivitasnya. Suplemen boleh dijual secara bebas tapi tidak boleh diklaim memiliki khasiat untuk mengobati penyakit seperti halnya obat-obatan. Sekalipun suplemen termasuk dalam golongan makanan, namun sifatnya hanya menambahkan atau melengkapi, tidak berperan sebagai pengganti makanan.
Begitu banyak pilihan suplemen yang ditawarkan para produsen. Memutuskan salah satu yang paling tepat bagi kita memang tidak mudah. Sebelum mengonsumsi suplemen, anda harus betul-betul mengetahui zat dan nutrisi apa yang sedang dibutuhkan oleh tubuh anda, sehingga anda mampu menyesuaikan jumlah yang tepat dari suplemen yg akan Anda konsumsi.
Produsen suplemen yang bertanggung jawab biasanya mencantumkan catatan tambahan mengenai zat tambahan, efek samping, cara pemakaian dan cara penyimpanan produknya. Perhatikan dengan seksama keterangan yang terdapat dalam setiap kemasan suplemen, agar kita mendapatkan hasil yang maksimal.
Peliharalah kesehatan dengan selalu memperhatikan banyaknya asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh. Jika tubuh mulai merasakan adanya penurunan fungsi metabolisme, suplemen merupakan cara mudah untuk melengkapi kebutuhan nutrisi Anda.