Cegah Makanan Yang Mempengaruhi Premenstruation Syndrome



Bagi sebagian wanita, menghadapi gejala premenstruation syndrome (PMS) merupakan perjuangan yang berlangsung setiap bulan karena rasa sakit yang menyertainya. Namun sebenarnya, untuk meringankan gejalanya dapat sangat mudah, yaitu dengan cermat memilih makanan yang dimakan.
Memilih makanan yang tepat merupakan salah satu cara untuk mencegah rasa sakit, kram, dan kembung. Makanan ini akan membantu tubuh dalam menjaga keseimbangan hormon dan menstabilkan gula darah serta menghindari lonjakan insulin. Dengan memilih makanan yang tepat, maka Anda juga dapat sekaligus meningkatkan asupan nutrisi.
Pakar kesehatan asal Amerika Serikat Jacqueline Banks mengatakan, menghindari produk susu non-organik, daging sapi, dan daging ayam akan membantu untuk menyeimbangkan hormon. Dengan memilih produk organik maka Anda dapat menghilangkan hormon pertumbuhan dan pestisida tambahan yang ada di dalam produk makanan tersebut yang dapat menyebabkan tingginya kadar estrogen. Hormon estrogen yang tinggi dapat membuat gejala PMS, terutama kram.
Jacqueline juga menyarankan untuk menghindari makanan seperti gula dan ragi yang dapat mengonversi testosteron menjadi estrogen yang artinya juga turut menambah jumlah kadar estrogen. Mengganti nasi putih menjadi nasi merah atau hitam juga dapat dijadikan pilihan sebagai usaha mengurangi gula dari makanan.
Diet tinggi protein dan lemak tak jenuh dapat membantu menyeimbangkan gula darah. Kendati demikian, lemak jenuh dan kolesterol juga diperlukan oleh tubuh sehingga tidak perlu dihindari. Makanan ini meliputi mentega dan krim, daging yang telah dipasteurisasi, hewan organik, telur dari ayam yang telah dipasteurisasi, lemak "baik" dari advokat, minyak zaitun dan kelapa, serta ikan seperti salmon.
Makanan padat gizi akan memasok vitamin dan mineral yang mungkin selama ini kurang. Hindari makanan yang mengandung bahan-bahan kimia, cobalah untuk makan lebih banyak sayuran seperti brokoli dan kubis. Sayuran itu mengandung indole-3-carbinol yang membantu untuk meregulasi kadar hormon estrogen dan keseimbangan hormon.
Suplemen herbal juga dapat memainkan peran penting dalam mengurangi gejala PMS. Suplemen multivitamin dan mineral yang kaya akan vitamin B dan E serta kalsium dan magnesium akan membantu memberikan nutrisi penting dan membantu relaksasi otot sehingga dapat mempengaruhi kram menstruasi. Sedangkan suplemen asam lemak omega-3 dapat bermanfaat untuk mengurangi peradangan sehingga mengurangi rasa sakit.